Skema Ekonomi Inklusif jangan Lupakan Kaum Disabilitas, Angkie Yudistia Staf Khusus Presiden Jokowi Tekankan ini

Staf Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Sosial, Angkie Yudistia menekankan, pertumbuhan ekonomi yang bersifat inklusif sangat penting untuk proses pembangunan sumber daya manusia (sdm) di Indonesia. FOTO Ist
Staf Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Sosial, Angkie Yudistia menekankan, pertumbuhan ekonomi yang bersifat inklusif sangat penting untuk proses pembangunan sumber daya manusia (sdm) di Indonesia. FOTO Ist

BALITREN.COM- Staf Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Sosial, menekankan, pertumbuhan ekonomi yang bersifat inklusif sangat penting untuk proses pembangunan sumber daya manusia (sdm) di Indonesia.

Ini dimaksudkan agar tidak terjadi ketimpangan di lapangan dalam proses distribusi ekonomi yang berbasis kerakyatan dan menyasar semua warga negara.

“Skema ekonomi yang inklusif, menunjukkan Indonesia mampu memberi ruang yang sama bagi siapapun, termasuk di dalamnya warga disabilitas untuk terlibat langsung, dan tidak hanya jadi penonton dalam pembangunan negara.

Mereka juga bisa hadir di berbagai sektor kerja yang dibutuhkan oleh industri dengan tetap menyesuaikan kemampuan serta kualifikasi keahlian yang dibutuhkan.” ujar Angkie (9/9)2022) di Nusa Dua Bali.

Angkie menegaskan, konsep ekonomi inklusif merupakan bagian dari penerjemahan UU No.8 tahun 2016 tentang penyandang disabilitas yang diiukuti oleh peraturan turunannya yang menekankan hal penyandang disabilitas adalah mendapat perkejaan dan jaminan perlindungan sosial.

“Jaminan perlindungan sosial ketenagakerjaan diberikan sebagai pengaman dasar dari hak penyandang disabilitas, dalam rangka proteksi terhadap risiko ekonomi yang bisa saja dialami selama bekerja,” tambah Angkie.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Banner Iklan Top Right Logo