KOK BISA, Bupati Dicaci Maki Warga, Hanya Gara-gara Sukses Lakukan ini, Lihat Kronologi Lengkap

Bupati Jembrana I Nengah Tamba (kiri). Foto/IG I Nengah Tamba
Bupati Jembrana I Nengah Tamba (kiri). Foto/IG I Nengah Tamba

BALITREN.COM – Bupati Kabupaten Jembrana mengaku dicaci maki, diejek-ejek .

Hal ini disampaikan Bupati yang sering pakai sandal jepit tersebut saat dikonfirmasi, Sabtu (6/8/2022).

Jembrana Dalam obrolan dengan awak media, Tamba mengatakan jika dirinya selama ini gencar dan masif mengolah sampah langsung di sumber sampah yakni rumah tangga.

“Program ini gencar.

Sosialisasi masif. Intinya sampah di rumah tangga harus diselesaikan di rumah tangga.

Ini yang membuat saya dicaci maki oleh pemulung, sebab mereka sudah kesulitan menemukan di rumah atau pemukiman penduduk.

Tetapi saya tidak marah, apalagi membenci mereka. Sebab mereka juga manusia dan juga warga saya sendiri,” ujarnya.

Menurut Tamba, cacian dan umpatan pemulung terhadap dirinya sangat beralasan.

Sebab setelah sosialisasi dan edukasi yang masif, kesadaran warga untuk memilah sampah sangat terasa.

Sampah plastik yang selama ini tidak memiliki nilai ekonomis, sekarang sudah dipilah sendiri oleh warga dan kemudian langsung dijual atau ditukar ke bank sampah terdekat.

“Saat ini pengurangan sampah plastik di hulu atau di sumber sampah sudah menurun hingga 34%.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Banner Iklan Top Right Logo